Polisi Amankan Penganiaya Pelajar SMA hingga Meninggal Usai Ujian Silat di Sidoarjo

Polisi Amankan Penganiaya Pelajar SMA hingga Meninggal Usai Ujian Silat di Sidoarjo

Centralnasional.com, Surabaya – Polisi mengamankan terduga pelaku penganiayaan pelajar SMA inisial ARAM hingga tewas usai mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) di salah satu perguruan silat di Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menyatakan, saat ini penyidik memeriksa intens pelaku.

“Sudah kami amankan. Akan segera kami tetapkan sebagai tersangka,” ujarnya, Selasa (13/9/2022).

Kombes Kusumo berjanji akan segara menyampaikan kepada publik terkait kasus tersebut. “Nanti akan dirilis bersama Pak Kasat (Kasatreskrim),” ucapnya.

Sebelumnya, pelajar SMA berinisial ARAM diduga meninggal dunia usai mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) di salah satu perguruan silat di Sidoarjo, pada Minggu 11 September kemarin.

Ayah korban, Dedik Hainul Akbar (43) mengaku kaget mendengar pernyataan pihak rumah sakit, jika sang anak meninggal lantaran mengalami penyumbatan darah pada saluran pernapasan.

“Sebelum di rawat di RSUD Sidoarjo. Putra kami berpamitan untuk mengikuti ujian kenaikan tingkat di perguruan silat yang diikuti,” ujarnya, Senin (12/9/2022).

Beberapa jam setelah itu, lanjut Dedik, dia mendapat kabar dari pelatih silat, jika putranya pingsan saat mengikuti ujian dan berada di RSUD Sidoarjo. Tak hanya itu, dua pelatih yang memberi kabar ke Dedik juga berdalih menanyakan apakah korban memiliki riwayat sesak nafas dan asma.

“Saat saya tanya kok bisa pingsan, mereka menjawab kecapekan setelah berlari,” ucap Dedik.

Sumber : Liputan 6

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan