Warga Miskin Bakal Dapat Jatah 20 Kg Beras Murah

Warga Miskin Bakal Dapat Jatah 20 Kg Beras Murah

Centralnasional.com, Jakarta Badan Pangan Nasional menerbitkan aturan penyaluran cadangan beras pemerintah (CBP). Salah satu poinnya penyaluran ke keluarga tidak mampu bisa mendapatkan beras sebanyak 20 kilogram dengan harga terjangkau.

Golongan keluarga tak mampu mengacu pada data keluarga penerima manfaat (KPM) yang dihimpun Kementerian Sosial. Dalam penyalurannya, Bapanas akan memerintahkan Perum Bulog.

Itu tertuang dalam Peraturan Badan Pangan Nasional Republik Indonesia, Nomor 4 Tahun 2022, tentang Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dalam rangka Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga bagi Keluarga Penerima Manfaat. Beleid ini diteken Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi sejak 31 Agustus 2022 lalu.

Arief mengatakan, Perbadan ini merupakan salah satu instrument yang dibutuhkan dalam upaya pemerintah mengendalikan inflasi. Pasalnya, beras merupakan komoditas pangan utama yang fluktuasi harganya sangat mempengaruhi tingkat inflasi nasional.

“Perbadan tentang penyaluran cadangan beras pemerintah ini menjadi payung hukum bagi penyaluran beras pemerintah untuk kelompok masyarakat tertentu atau kita menyebutnya Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran ini dilaksanakan melalui kegiatan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) yang digelar oleh NFA dengan menugaskan Perum Bulog,” ujarnya mengutip keterangan resmi, Kamis (15/9/2022).

Arief menjelaskan, kriteria KPM penerima beras adalah keluarga tidak mampu yang telah didata oleh Kementerian Sosial. Apabila terdapat KPM yang tidak sesuai dengan data maka dapat dilakukan penggantian oleh pemerintah desa/kelurahan setempat melalui mekanisme yang telah ditentukan.

Dalam pelaksanaan KPSH, NFA melalui Bulog menyalurkan beras 20 kg bagi setiap KPM dengan harga terjangkau yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Beras KPSH tersebut nantinya akan dilengkapi dengan informasi jenis beras dan harga tebus, sesuai dengan juknis yang akan ditetapkan. Untuk harga tebus akan disesuaikan dengan kualitas dan mutu beras,” jelas Arief.

Sumber : Liputan 6

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan